Kau perkenalkan aq pada cinta
Kau perkenalkan aq pada luka
Aq terpaku pada wajah sang hawa
Wajah yg bercermin dengan luka
Wajah yg pernah aq suka
Wajah yg menghias tiap sudut mata
Aq diam karna cinta
Aq terluka karna asmara
Hidup kita kata tanpa suara
Hidup kita, cinta penuh tanda tanya
Aq ingin pulang dengan keikhlasan,
walau bayang mu senantiasa membayang
Cukup dengan tanda mata
Aq ingin sekali lagi mendengar kata,
walau tanpa suara
Aq ingin membaca surat cinta,
walau tanpa aksara
Aq inginberjalan bersama,
Walau hanya langkah diam tanpa tutur kata
Izinkan aq memelukmu sejenak saja,
tak apa jika hanya ruang hampa
Jika kau terjatuh di depanku untuk kedua kali,
Pastikan aq ada . . .
walau hanya memandang, sedikit merona
atau mendengar kau berkeluh karna terpleset
Kadang terlintas . . .
Kau yang sedang duduk manis
Membolak balik, halaman demi halaman majalah Aneka
Seakan serius membaca . . .
Ternyata juga menahan ganjalan didada
Aq tak sanggup berkata kau tak sempurna,
tapi aq benci kata sempurna
Di sini, . . .
ku katakana cinta
Sepenggal kata yang sama sama pernah kita rasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar